Wednesday, January 21, 2026
No menu items!
spot_img
HomeSEJARAHLawang Sewu dalam Sejarah Indonesia, Benar Pintunya Seribu?

Lawang Sewu dalam Sejarah Indonesia, Benar Pintunya Seribu?

Semarang menjadi salah satu kota yang menyimpan sejarah Indonesia. Salah satu yang terkenal adalah Lawang Sewu.

Bangunan tersebut sudah ada sejak 1900-an dan merupakan saksi terjadinya pertempuran lima hari antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) dan tentara dari Jepang. Pertempuran tersebut terjadi pada 1945.

Lawang Sewu menyimpan banyak fakta sejarah Indonesia yang menarik untuk disimak. Terutama terkait namanya itu sendiri. Benarkah Lawang Sewu memiliki seribu pintu? Mari kita cari tahu berbagai fakta Lawang Sewu yang berkaitan dengan sejarah Indonesia.

Lawang Sewu menyimpan banyak fakta sejarah Indonesia. Termasuk namanya itu sendiri. Apa saja fakta-faktanya? Berikut kami sajikan untuk Anda.

1. Jumlah Asli Pintu Lawang Sewu

Banyak orang penasaran dengan jumlah pintu dari Lawang Sewu yang sebenarnya. Kenyataannya pintu dari Lawang Sewu tidak berjumlah seribu melainkan 928 pintu. Data tersebut berdasarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Lalu kenapa namanya Lawang Sewu? Karena jumlah pintunya yang banyak. Maka masyarakat  menyebutnya sebagai Lawang Sewu.

2. Menyimpan Sejarah Indonesia di Bidang Kereta Api

Gedung Lawang Sewu dibangun untuk kantor pusat sebuah perusahaan kereta api swasta. Nama Belandanya  Het Hoofdkantoor van de Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatscappij (NIS).

Kantor tersebut merupakan kantor yang pertama kali melakukan pembangunan jalur kereta api dengan jalur kota Semarang ke Surakarta dan juga Yogyakarta.

Kalau Anda mengunjungi Lawang Sewu maka Anda akan menemukan banyak koleksi yang menjelaskan sejarah kereta api di Indonesia.

Beberapa koleksinya ada pakaian masinis, alat komunikasi, lemari karcis, karcis kereta zaman dahulu, mesin cetak tanggal karcis, alat hitung bernama friden, dan masih banyak lagi.

3. Pernah Digunakan sebagai Penjara

Ketika Jepang menguasai Indonesia, Lawang Sewu berhasil diambil alih. Ruangan di bawah tanah mereka jadikan sebagai saluran untuk pembuangan air. Selain itu juga digunakan sebagai ruang tahanan dan penyiksaan.

Penjara tersebut pun menjadi saksi pembantaian dan penyiksaan yang dialami warga Indonesia oleh Jepang. Penyiksaan tersebut berlangsung ketika masa kerja paksa.

Dulu, Anda bisa mengunjungi penjara bawah tanah tersebut. Namun saat ini sudah ditutup untuk pengunjung karena keamanan.

4. Dibangun Oleh Banyak Arsitek

Awalnya gedung Lawang Sewu dirancang oleh Ir. P. de Rieu yang merupakan seorang arsitek Belanda. Bangunan yang pertama kali dibuat adalah gedung C. Gedung tersebut digunakan untuk kantor tempat percetakan karcis kereta.

Ketika arsitek pertama Lawang Sewu meninggal, pembangunan pun diambil alih oleh Prof. J. Klinkhamer bersama B.J. Oundag. Di tangan mereka, gedung A dibangun dan digunakan untuk kantor utama NIS dari tahun 1904 hingga 1907.

Bangunan kemudian diperluas dengan membangun gedung B, D, E. Thomas Karsten lah yang merancang gedung D dan E. Ia menjadi arsitek terakhir untuk Lawang Sewu.

5. Toiletnya Mewah

Ternyata toilet di Lawang Sewu sangat mewah dan cantik. Ubinnya masih asli dari pabrik Van den Berg, Belanda.

Begitupun dengan westafelnya. Sementara itu untuk urinoir bermerek The Adamant. Urinoir tersebut didatangkan langsung dari Inggris.

Uniknya jenis urinoir yang ada di Lawang Sewu ini langka. Hanya bisa ditemukan di Lawang Sewu dan Rosethal Glascow, di Skotlandia.

6. Memiliki Lukisan Kaca

Lukisan kaca ini menjadi salah satu daya tarik Lawang Sewu. Area tersebut sering digunakan sebagai spot foto para wisatawan.

Lukisan tersebut dibuat oleh Johannes Louresa Schouten. Menggambarkan betapa indah alam dan makmurnya Pulau Jawa.

Dalam lukisan kaca juga ada Dewi Fortuna dan Dewi Venus. Keduanya merepresentasikan Belanda yang diberkahi keberuntungan dan juga kejayaan selama mereka ada di Nusantara.

Sementara itu, ada lukisan roda kereta api dengan sayap. Lukisan itu menggambarkan masa kejayaan kereta api di masa tersebut.

Itulah beberapa fakta Lawang Sewu dalam kaitannya dengan sejarah Indonesia. Sangat menarik untuk digali ya. Anda pun mendapatkan fakta-fakta baru. Menyenangkan bukan belajar sejarah Indonesia?

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments